Cara Sukses Mengembangkan Bisnis Franchise Depo Air Minum Biru

Unik dan berbeda menjadi salah satu kunci sukses dalam bisnis. Hal itulah yang dapat menjadikan Air Minum Biru menjadi produk unggulan bagi para pelanggan setianya. Tercatat sejak berdiri pada tahun 2002, Gerai BIRU telah mencapai 513 gerai yang tersebar di 35 kota di Indonesia, ditambah satu di kota Sacramento, Amerika Serikat sebagai gerai riset dan pengembangan.

Dalam webinar “Road to FLEI 2020 – Spirit Ekonomi Bangkit” yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Waralaba & Lisensi Indonesia pada Rabu (23/09/2020), Yantje Wongso, CEO dan Founder Franchise Depo Air Minum Biru membagikan cerita suksesnya dalam mengembangkan bisnis Franchise Depo Air Minum Biru.

Setelah sukses mendirikan satu gerai Biru milik sendiri di Surabaya pada tahun 2002 dan pilot project Franchise Biru pada 2003 di Jakarta, Franchise Depo Air Minum Biru mulai ditawarkan kepada publik secara resmi di bulan Oktober-November 2006.

“Saya ingin berbagi kesuksesan kepada orang lain. Usaha Franchise Depo Air Minum Biru ini menjadi sebuah hadiah saya kepada orang lain,” ungkap Yantje.

Usaha Franchise Depo Air Minum Biru ini merupakan usaha yang baik karena menyediakan air minum berkualitas terbaik dengan harga murah kepada para pelanggan.

“Perencanaan yang matang dalam membangun usaha Franchise Biru menjadi kunci dalam membangun sistemasi bisnis yang aman dan andal sehingga dapat diimplementasikan dengan baik serta dapat memiminimalisir masalah,” jelas Yantje.

Target pertumbuhan gerai Air Minum Biru di tahun 2028 adalah 2500 outlet. Oleh karena itu, Franchise Depo Air Minum Biru membuka peluang dan kesempatan yang besar bagi para franchisee agar dapat mengembangkan usahanya.

“Dengan prinsip berbagi dan membuat franchisee senang, sampai saat ini tidak ada franchisee yang berselisih dengan franchisor. Kecepatan pertumbuhan Franchise Biru saat ini dapat dicapai karena adanya kekuatan sinergi antara franchisee dan franchisor,” jelas Yantje.

Franchise Biru terus membangun kompetensi berbasis kualitas terbaik, skala ekonomi biaya, dan kekuatan jaringan. Hal itu memberikan pondasi kokoh bagi pertumbuhan di masa mendatang untuk mencapai Visi Biru.

Yantje berpesan dalam menjalankan bisnis franchise, franchisor harus selalu terdepan dalam pengembangan dari usaha dengan segala kemungkinan perubahan yang dapat diimplementasikan oleh para franchisee.

“Kalau kita mau sukses, sukseslah lebih awal. Agar kita bisa menikmati sukses itu lebih panjang,” tutup Yantje. (AR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *