Bisnis Anti Krisis, Delapan Belas Tahun Menjadi Market Leader Bisnis Depo Air Minum Isi Ulang

Dalam dunia usaha Depo Air Minum (DAM) di bidang franchise, nama Biru tentunya sudah tak asing lagi. Kerap menerima berbagai macam penghargaan bergengsi, merek depo air minum asal Surabaya ini sudah tidak perlu diragukan kualitasnya. Delapan belas tahun tumbuh memimpin pasar air minum isi ulang di Indonesia, Franchise Depo Air Minum Biru terbukti menjadi salah satu bisnis yang tetap eksis dan berjaya bahkan pada saat pandemi Covid-19.

Dalam sesi gelar wicara webinar wirausaha nasional yang diadakan oleh Asosiasi Franchise Indonesia bersama Neo Expo Promosindo pada Selasa (22/09/2020), Yantje Wongso, CEO dan Founder Franchise Depo Air Minum Biru membahas konsep dasar bisnis Franchise Depo Air Minum Biru dalam beradaptasi dan mengantisipasi pada perubahan masif yang terjadi di era Covid-19.

Hasrat yang tinggi dan kemampuan dalam menjalankan bisnis Franchise Depo Air Minum Biru menjadi kunci dasar dalam beradaptasi di era perubahan saat ini.

“Bisnis Franchise Depo Air Minum Biru adalah usaha yang saya senang dan yang mampu saya lakukan. Jika ada tantangan dalam bisnis ini, saya akan berupaya untuk mengatasinya dengan mengukur risiko usaha,” ungkap Yantje.

Kesenangan dan kemampuan tersebut menjadikan Yantje dapat mengelola bisnis Franchise Depo Air Minum Biru dengan detail berdasarkan pemikiran original yang membedakan Air Minum Biru dengan lainnya.

“Air Minum Biru menjawab kebutuhan utama bagi masyarakat luas akan air minum yang berkualitas terbaik dengan harga murah,” jelas Yantje.

Hal inilah yang menjadikan Air Minum Biru sebagai produk unggulan yang dapat memberikan nilai tambah yang besar dan nyata kepada pelanggan. Para franchisee Biru juga merasa puas karena dapat dengan mudah menjual kepada para konsumen sehingga gerai Air Minum Biru selalu ramai pelanggan.

Yantje dalam acara seri webinar tersebut juga membagikan rahasia sukses dalam mengelola bisnis Franchise Depo Air Minum Biru.

“Franchise Air Minum Biru adalah usaha komersial mengelola partnership. Sehingga, alasan pertama dan utama keberadaan Franchise Biru adalah untuk berbagi sukses,” ungkap Yantje.

Target pertumbuhan gerai Air Minum Biru di tahun 2028 adalah 2500 outlet. Oleh karena itu, Franchise Depo Air Minum Biru membuka peluang dan kesempatan yang besar bagi para franchisee agar dapat mengembangkan usahanya.

“Visi dan misi Biru Air Minum Biru justru terpenuhi secara maksimal di saat krisis Covid-19. Oleh karena itu, Biru  berupaya penuh memenuhi amanah untuk berkontribusi maksimal bagi kebangkitan ekonomi Indonesia,” jelas Yantje.

Prospek bisnis Franchise Depo Air Minum Biru saat ini terbilang sangat pesat. Hingga akhir Agustus 2020 Depo Air Minum Biru telah mencapai target pertumbuhan 502 gerai yang tersebar di sembilan provinsi dan 34 kota di Indonesia, ditambah satu di kota Sacramento, Amerika Serikat sebagai gerai riset dan pengembangan.

Yantje juga mengajak para pebisnis untuk terus mengantisipasi perubahan, terus belajar, dan beradaptasi pada saat pandemi Covid-19. Semuanya dapat dikerjakan bila memiliki hasrat yang kuat dan kemampuan yang tinggi dalam bidang bisnis yang ditekuni. (AR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *