Konsisten Menjadi Penguasa Pasar Sejak Bisnisnya Beroperasi

Pada awal berdiri, visi pendiri waralaba yang satu ini adalah menjadi market leader di sektor bisnisnya. Terbukti, tahun ini untuk keempat kalinya Biru menyabet Market Leader Award 2018.

Franchise-Market-Leaders-Indonesia

 

Setelah meraih Indonesia Franchise Marketing Award beberapa bulan lalu, tahun ini Depo Air Minum Biru kembali meraih penghargaan bergengsi lainnya di industri franchise, yaitu Market Leader Award 2018. Waralaba depo air isi ulang asal Surabaya ini konsisten menjaga pangsa pasar dan pertumbuhan bisnisnya sejak berdiri pada 2002.

Penghargaan ini merupakan penghargaan Market Leader Award ke-4 bagi Depo Air Minum Biru. “Market Leader adalah tujuan dari usaha Biru. Perasaan saya perihal penghargaan ini adalah satu bench-mark pencapaian yang saya syukuri dan akan terus menjadi perhatian dan fokus saya dalam memimpin jaringan waralaba Biru,” ujar Yantje Wongso, Founder Biru.

Yantje mengatakan, kunci sukses menjadi market leader adalah selalu siap untuk memberikan edukasi kepada market tentang realitas usaha, yang bagi kebanyakan orang belum dipahami. “Market seringkali mempunyai pandangan bahwa bila harganya murah sekali, tentunya kualitasnya juga kurang baik. Demikian juga bila kualitasnya baik sekali, tentunya harganya juga akan lebih mahal.” ungkapnya.

“Sedangkan apa yang menjadi realita di Biru adalah, bahwa air minum Biru adalah air minum dengan kualitas terbaik setara pabrikan, dengan harga yang paling murah yaitu berkisar 1/3 (diskon 65%) dari harga tertinggi air minum pabrikan, tambahnya.

Diakui Yantje, perjalanan menjadi penguasa pasar bukan berarti tanpa kendala. “Dalam tahapan sekarang, setelah mengerjakan market dengan tekun dan persisten selama lebih dari 16 tahun, Biru tidak lagi menghadapi kendala. Hanya berhadapan dengan kesempatan dan kecepatan,” jelasnya.

Sejauh ini belum ada pemain bisnis sejenis Biru mampu menyaingi penguasaan pasar bisnisnya. Karena franchise Biru, ujar Yantje, memiliki platform usaha yang terbuka luas bagi semua orang, baik pelanggan, pekerja, pengusaha, maupun supplier. “Platform usaha Biru adalah platform yang dapat menampung aspirasi dan energi dari semua orang yang berminat dan senang dengan bidang usaha depo air minum,” terangnya.

Franchisor, dalam hal ini PT. Biru Semesta Abadi, sambung dia, telah melakukan pekerjaan yang baik dalam mendasari kepentingan semua pihak yang terlibat dalam usaha depo air minum sehingga menjadi platform usaha yang terbuka yang berorientasikan sukses bersama. Dengan demikian, energi persaingan yang negatif menjadi energi partnership yang bersinergi dan positif.

Saat ini, jumlah gerai yang dimiliki Biru sudah mencapai 325 gerai per September 2018.

Biru mempunyai cerita atau sejarah sejak awal berdirinya di tahun 2002, yang adalah unik milik Biru. Demikian juga dengan merek Biru yang sudah terdaftar HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) nya. “Kompetensi Biru yang lain adalah dalam hal merealisasikan konsep VALUE yaitu bagaimana air minum Biru mencapai kualitas sebagai air minum yang terbaik setara pabrikan, sekaligus paling murah untuk level kualitas terbaik tersebut,” kata Yantje.

Karena itu, kata dia, terget Biru kedepannya akan melakukan percepatan pertumbuhan jaringan usaha yang akan dimulai di tahun 2019, untuk merealisasikan sebanyak 2500 gerai Biru di tahun 2028.

Penulis: Zaziri
Sumber: Majalah Info Franchise Edisi November-Desember 2018, Halaman 43

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *